PEMBODOHAN CALON INTELEKTUAL

Perguruan Tinggi Negeri (PTN) menerima jumlah mahasiswa baru dalam jumlah yang banyak, dengan dalih anggaran pendidikan dari Pemerintah tidak memadai dalam pengelolaan pendidikan. Dengan demikian PTN membuka berbagai jalur penerimaan mahasiswa baru. Pada jalur-jalur ini biaya masuk PTN jauh lebih besar dibandingkan jalur umum seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN).

Penerimaan mahasiswa melalui jalur non SNMPTN diberi porsi jauh lebih besar dari jalur SNMPTN. Ini dimaksudkan agar dana dari  masyarakat dapat dikumpulkan dalam jumlah yang  banyak pula. Para orang tua mahasiswa kebingungan memilih jalaur yang tepat. Mereka kebingungan memilih jalur selain SNMPTN. Ironisnya beberapa PTN melakukan ujian seleksi lebih awal dari SNMPTN dan beberapa kali melakukan seleksi setelah SNMPTN, dengan uang  pendaftaran, uang pengembangan, SPP dalam jumlah yang besarnya bervariasi. Tidak sedikit mahasiswa baru yang harus mengikuti seleksi 3 samapi 4 kali. Dari pola penerimaan seperti ini, dapat kita katakan “jika ada kemauaan, kuliah di PTN pasti diterima”. Berikut ini, persentasi jumalah mahasiswa yang akan diterima melalui jalur SNMPTN: UNPAD 55%,   ITS 50%, Unair 40%, ITB 40%,  IPB 20%,  UI 10%, dan UGM hanya 5% (kompas 7 Juni 2008).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: