Biosentris VS Antroposentris

Filosofi biosentris kini terlupakan akibat keserakahan manusia memeras bumi dan memaksa bumi untuk memberi lebih dari apa yang bisa dia berikan sesuai dengan kemampuannya, karena manusia menganggap dirinya sebgai pengendali biosistem (sistem kehidupan bumi)

Filosofi antroposentris yang menganggap manusia sebagai penegendali ekologi bumi telah melahirkan konsumeristis, hedonisme ……. Manusia sebagai pusat dari segala perlakuan sistem-sistem dalam biosistem. Jika manusia sebagai pengendali sistem dalam keberlangsungan planet bumi maka secara matematis petaka ekologi dapat diprediksi akan terjadi tidak lebih dari 1 abad yang akan datang (Horgan, John. 2005), beberapa akibat dari perlakuan manusia terhadap ekologinya telah dan sementara melanda manusia itu sendiri dalam berbagai bencana yang memperlihatkan tren dari waktu kewaktu.

Filosofi biosentris menempatkan manusia bagian dari biosistem yang ikut terlibat dalam interaksi-interaksi ekologi sejajar dengan mahluk hidup lainnya. Pandangan biosentris menginspirasi kelompok pemikir holistik melihat daur biogeokimia yaitu perubahan materi dan transformasi energi merupakan suatu siklus. Sehingga disepakati jika kata limbah/sampah tidak pernah ada di bumi ini, karena apa yang menjadi produk limbah dari mahluk hidup lain, akan menjadi bahan konsumsi bagi mahluk hidup lainnya. Yang menjadi permasalahan sekarang adalah manusia dengan kehidupannya yang konsumeristis, hedonisme dan terkonsentrasi pada satu area (perkotaan) memproduksi limbah/sampah yang tidak mampu didekomposisi secara alamaiah mahluk yang mengkonsumsi limbah-limbah itu. Disini terjadi ketidak seimbangan antara kecepatan produksi bahan konsumsi dengan kecepatan proses dekomposis mahluk dekomposer. Akibatnya terjadi akumulasi limbah disuatu area atau wilayah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: